“Seperti yang Kang Emil sampaikan kepada kita semua, bahwa hidup ini bukan tentang berapa jumlah usiamu. Tapi berapa jumlah amal kebaikanmu”
BANDUNG, KILASINFO – Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut sosok Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menginspirasi jutaan anak muda untuk selalu menebar kebaikan dalam kesunyian.
Hal tersebut disampaikan Bima Arya saat bersama istri, Yane Ardian saat mengikuti prosesi pemakaman putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) di komplek Islamic Center, Cimaung, Kabupaten Bandung, Senin (13/6/2022).
BACA JUGA: Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Parakansalak Sukabumi Ludes Terbakar
Dalam pemakaman tersebut, Bima Arya dan Yane dibuat Takjub, lantaran sepanjang perjalanan dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, tempat Eril disemayamkan, hingga menuju tempat pemakaman, sekira puluhan ribu warga mengiringi kepulangan Eril ke peristirahatan terakhirnya.
Jutaan doa pun terpanjat. Kepergian Eril tidak hanya duka bagi keluarga Ridwan Kamil, namun juga menimbulkan kesedihan di hati banyak orang.
BACA JUGA: Masak Air Ditinggal ke Pasar, Kios Bakso di Cikole Sukabumi Terbakar
“Eril menginspirasi jutaan anak muda untuk selalu menebar kebaikan dalam kesunyian. Kang Emil memberikan teladan kepada para ayah tentang arti keimanan sebagai penolong dari cobaan. Ibu Atalia memberi contoh kepada para ibu makna keikhlasan dalam kedukaan,” ungkap Bima Arya, dikutip dari laman resmi Pemkot Bogor, Selasa (14/6/2022).
“Banyak ibrah yang kita dapat dari keluarga kang Emil,” tambah Bima Arya.
Bima mengatakan, kebaikan yang dilakukan Eril semasa hidupnya tak lepas dari bagaimana peran orangtua mendidiknya.
BACA JUGA: Gandeng Forum Pandawa Jakarta, Titik Terang Bandung Bagi Paket Sembako ke Warga
“Orangtua hebat belum tentu melahirkan anak-anak yang hebat. Tapi anak hebat pasti terbentuk dari orangtua yang hebat. Sungguh Kang Emil dan keluarga adalah orang-orang terpilih Allah SWT untuk memberi kita banyak inspirasi,” ujar Bima.
Sementara itu, Yane Ardian menyebut kepulangan Eril ke Rahmatullah merupakan kepulangan terindah. “Eril sangat mulia. Sepanjang perjalanan Kota Bandung-Cimaung sekitar 45 KM, masyarakat mengiringi kepulangannya. Masya Allah,” kata Yane.
“Seperti yang Kang Emil sampaikan kepada kita semua, bahwa hidup ini bukan tentang berapa jumlah usiamu. Tapi berapa jumlah amal kebaikanmu,” pungkasnya.*
